Rabu, 29 November 2017

Perjalanan "JamanNow"

Hallo sahabat  pembaca, bagaimana kabarnya? semoga akhir pekan kemarin memberikan pengalaman dan kebahagian kepada para pembaca.
Kali ini saya akan menulis tentang perjalanan literasi yang saya lakukan akhir pekan lalu, dimana penulis melakukan perjalanan kedaerah wilayah Jawa Tengah yang sangat populer dengan carica, mungkin para pembaca sudah banyak yang mengetahui yaitu Kabupaten Wonosobo. Selain terkenal dengan carica, Wonosobo juga terkenal dengan daerah dingin dan memberikan pemandangan yang sangat indah yang dapat dinikmati dari puncak Dieng. Namun perjalanan ini tidak hanya menyajikan tempat-tempat menarik serta berburu kuliner khas daerah, namun juga lebih pada perjalanan  literasi, yaitu dengan mengenal adat yang ada disana, mayoritas mata pencarian penduduk, serta satu hal yang tidak kalah penting yaitu mengenal Perpustakaan Daerah Kabupaten Wonosobo yang letaknya di pusat Kota dekat dengan Alun-Alun Kota Wonosobo sehingga letaknya sangat mudah ditemukan serta ramai para pengunjung . Maka itu tidak sulit kami menemukan perpustakaan tersebut.
Setelah memasuki perpustakaan, banyak sekali fasilitas yang dapat dinikmati oleh para pengunjung salah satu hal yang paling menarik yaitu ruang audio visual dimana pengunjung dapat nonton gratis dengan suasana seperti di Cinema XXI sehingga sangat menyenangkan, selain itu juga ada yang tidak kalah menariknya terpampang informasi tentang sejarah Kota Wonosobo sehingga banyak sekali yang dapat dipelajari.
Selain hal tersebut ada hal yang menarik untuk saya amati yaitu taman " Keluarga Hasri Ainun Habibie ", didalam taman tersebbut memberikan suasana sejuk dan damai walau dalam keramaian kota.

Berikut foto-foto perpstakaan kaupaten Wonosobo, sebagai berikut:
Halaman depan Perpustakaan 
(Sumber:  Alfan Muthobiq, www.wonosobozone.com)

Lorong Perpustakaan 
(Sumber: http://3.bp.blogspot.com)

Ruang Anak
(Sumber: http://1.bp.blogspot.com)

Ruang Audio Visual
(Sumber: www.perpustakaanwonosobo.blogspot.co.id)

Gambar diatas memberikan pengetahuan, bahwa perpustakaan bukanlah tempat yang membosankan namun dapat dijadikan sebagai tempat rekreasi "Jaman Now" sehingga sangat flexible, nyaman. dan hemat.Banyak sekali fasilitas yang dapat imanfaatkan oleh pengunjung, selain yang saya uplod masih banyak ruang yang dapat dinikmati oleh para pengunjung perpustakaan serta tentunya dapat dimanfaatkan untuk bakat dan mencari informasi yang dibutuhkan oleh masing-masing pengujung.
Nah selain ini disamping perpustakaan ada taman yang dapat dinikmati yang dikenal dengan taman, "Keluarga Hasri Ainun Habibie".

Taman Keluarga Hasri Ainun Habibie
(Sumber: http://naafiarnelysholehah.blogspot.co.id)

Dalam Taman Keluarga Hasri Ainun Habibie
(Sumber: Facebook Wonosobozone.com)

Semoga apa yang penulis sampaikan dapat menginspirasi para Traveller bahwa liburan tidak harus mewah dan mahal, karena kebahagian bukan dibeli namun dirasakan. Apalagi Traveller JamanNow tidak perlu ongkos yang banyak namun lebih kreatifan dalam mendapatkan hasil foto yang terbaik dengan tempat yang biasa saja. So para Traveller selamat bersenang-senang dan jaga kesehatan dalam merencanakan bepergian.






Kamis, 09 November 2017

Permata Tersembunyi di Tulungagung

Pertama sebelum menulis tentang Permata Tersembunyi di Tulungagung, penulis ucapkan Selamat Hari pahlawan para Traveler, sebagai traveler dapat melanjutkan perjuangan jasa para pahlawan dengan memelihara dan menjaga keindahan alam Indonesia itu merupakan contoh sederhana yang dapat dilakukan oleh para sahabat traveler selain itu para sahabat juga dapat memperkenalkan keindahan alam yang dimiliki Indonesia melalui akun media sosial traveler atau tulisan traveler sehingga secara tidak langsung wisata-wisata Indonesia akan dikenal dunia dan dapat meningkatkan devisa negara.
So jaga baik-baik negeri kita tercinta Indonesia. Merdeka...Merdeka๐Ÿ’ช๐Ÿ’ช

Kali ini penulis mengajak para traveller menegok keindahan alam yang ada di Jawa Timur, lebih tepatnya di kabupaten Tulungagung, merupakan kota Kelahiran penulis dan banyak sekali cerita. Permata Tersembunyi di Tulungagung yaitu dikenal dengan Pantai Sangar merupakan pantai yang masih sedikit sekali dikunjungi oleh para Traveler karena tempatnya yang cukup jauh dari kota pusat Tulungagung dan akses jalan yang masih sulit, sehingga banyak para Traveller yang masih belum  mengetahui. Apa sih pantai Sanggar dan seperti apa?

Para Traveller sudah mulai penasaran seperti apa keindahan pantai Sanggar, yuk kita kupas keindahan pantai Sanggar sampai penulis katakan permata yang tersembunyi di Tulungagung.

Pantai Sanggar terletak di Tulungagung, dari pusat kota kurang lebih sekitar 39, 9 KM. Bila para Traveller berkunjung kesana dari pusta kota dapat ditempuh kurang lebih sekitar 1 jam 21 menit, dan traveller hanya dapat menggunakan Kendaraan roda dua, bila membawa kendaraan roda empat traveller harus berjalan kurang lebih sejauh 8 KM dari parkiran, karena akses yang masih sulit dan belum ada angkutan ojek  sehingga traveller harus berjalan kaki. Pantai Sanggar terletak di Jengglungharjo desa Tanggung Gunung. Traveller yang dari luar kota dan mengalami kesulitan dalam menemukan dapat bertanya kependuduk sekitar karena sinyal Handphone kadang tidak dapat diakses sehingga sulit untuk mengakses map, tenang saja pra Traveller penduduk sekitar ramah sehingga tidak usah khawatir untuk tersesat.

 Berikut sedikit gambaran tentang akses jalan ke pantai Sanggar

Akses jalan saat Hujan
(Sumber: www.piknik.com/jalanpantaisanggar)

 Gambar diatas saat kondisi keadaan sedang hujan sehingga semakin sulit, saat penulis kesana keadaan tidak hujan namun terabadikan melalui foto, lain waktu penulis sampaikan melalui video.


Keindahan pantai dari sisi lain kamera yang kelihatan lebih indah dan mengagumkan

Pantai Sanggar
(Sumber: https://i.ytimg.com/vi/QaqJsKul6i0/hqdefault.jpg) 

Selain itu para Traveller juga dimanjakan dengan keadaan alam yang indah dan masih sedikit pengunjung ke wisata tersebut sehingga serasa memiliki pantai sendiri ๐Ÿ˜„.

Keindahan pasir Pantai Sanggar
(Sumber: Adys Photografi) 

 Pantai Sanggar dari sudut Kiri Jarak Jauh
(Sumber: Adys Photografi) 


 
Pantai Sanggar sudut kiri dari dekat
(Sumber: Adys Photografi)


Batu karang Pantai Sanggar
(Sumber: Adys Photografi)

 


 Gambar-gambar diatas sedikit informasi mengenai keindahan pantai Sanggar, bila sahabat Traveler penasaran langsung berkunjung kesana dengan petualangan yang lebih menarik dan melewati perjalanan yang sangat menantang adrenalin namun setelah sampai ketempat akan melihat keindahan Pantai Sanggar pelipur rasa lelah menempuh jalan kepantai tersebut. Setelah sampai pantai rasa lelah para Traveller terobati dengan keindahan pantai yang memukau mata. Tapi ingat ya buang sampah pada tempatnya jangan mengotori keasrian alam. Ok sahabat Traveller selamat berakhir pekan. Semoga akhir pekan yang penuh dengan petualangan yang menyenangkan sehingga menghadapi hari kerja akan lebih semangat.๐Ÿ˜ƒ














Selasa, 07 November 2017

Keindahan Puncak Becici

Taman pinus buncak Becici ada didaerah Yogyakarta tepatnya di Desa Muntuk, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul. Dari pusat Kota Yogyakarta sekitar 30 km atau sekitar satu jam jarak tempuh menuju lokasi tersebut. Jalan menuju ke lokasi wisata juga sudah sangat baik, sehingga dapat ditempuh oleh roda dua maupun empat.

Puncak Becici menawarkan keindahan yang Eksotis dengan hamparan tanaman Pinus dan gardu pandang untuk menikmati keindahan Kota Yogyakarta dari atas. Selain itu para wisata juga dimanjakan dengan pemandangan matahari terbenam yang kelihatan sangat indah dari Puncak Becici yang menambah nilai eksotis yang ada di taman tersebut.
Tiket masuk kertempat wisata sangan terjangkau yaitu Rp 2.500,- per orang dan bagi yang membawa kendaraan bermotor pengunjung akan dikenakan Rp 2.000,- untuk biaya parkir kendaraan. Para wisata sangat dimanjakan dengan keadaan yang rimbun dan sejuk dibawah pohon pinus sehingga suasana nan asri dan rindang, selain itu ditempat tersebut juga diberikan sarana penunjang seperti tempat beribadah bagi yang beragama muslim, toilet, dan gardu-gardu pandang untuk menikmati pemandangan dibawah puncak Pinus.

Berikut foto-foto yang dapat menambah informasi para wisata yang akan berkunjung kesana,

Pintu Loket Tiket
(Sumber: https://media-cdn.tripadvisor.com/puncakbecici) 
 Foto diatas merupakan pintu masuk ke Puncak Becici, disitu juga pengunjung akan dikenakan tiket masuk dan parkir kendaraan. 

Pintu Masuk Hutan Pinus
(Sumber: http://cdn2.tstatic.net/kaltim/foto/bank/images/puncak-becici)
Setelah parkir kendaraan para wisatawan akan mulai masuk dengan berjalan kaki, selain pemandangan pohon-pohon pinus para wisatawan juga disuguhkan aneka macam pedagang yang ada disekitar tempat. Bagi para wisatawan yang mencari cinderamata untuk teman, saudara tidak usah sulit-sulit, karena ditempat tersebut juga banyak pedagang yang menjual cinderamata. 

 Rumah Sarang
(Sumber: https://media.travelingyuk.com)

Bagi para wisatawan yang ingin berfoto di rumah sarang kalian harus bersabar dikarenakan banyak sekali antrian, sehingga penulis tidak sempat foto di tempat tersebut. Bagi teman-teman yang ingin foto disitu sebaiknya datang diwaktu hari kerja kemungkinan antri tidak akan sebanyak pada hari libur sehingga kalian bisa berfoto semua tempat yang ada di Puncak Becici, karena banyak sekali tempat yang dapat dijadikan tempat foto yang menarik.

Puncak Bukit Becici
(Sumber: https://4.bp.blogspot.com)

Para wisatawan yang datang yang sesuai alur pejalan kaki setelah disuguhkan rumah sarang,  para wisatwan akan disuguhkan dari Puncak Bukit Becici. Dari tempat tersebut para wisatawan dapat melihat pemandangan bawah yang penuh pepohonan dan keindahan, selain itu wisatawan juga dapat menikmati pemandangan dari rumah pohon yang ada di wilayah tersebut, misalnya seperti ini,

Rumah Pohon
(Sumber: Adys Photografi)
Gambar diatas merupakan salah satu rumah pohon yang dapat wisatawan nikmati, selain itu ada banyak spot-spot yang bagus untuk dibuat foto, namun kebetulan saat itu hari minggu sehingga sangat ramai wisatawan lainnya sehingga penulis cuma dapat memberikan spot yang sedikit, selain itu wisatawan juga disajikan alat musik karawitan namun satu hal yang masih kurang dari semua spot yang penulis sampaikan yaitu perpustakaan mini untuk para wisatawan, bila hal tersebut ada selain menikmati suasana yang indah nan sejuk, wisatawan juga diberikan informasi misalkan mengenai seluk beluk asal mula Puncak Becici, cara penanaman pohon pinus, manfaat dari pohon binus, budidaya tanaman sehingga para wisatawan juga akan tahu informasi yang semula dianggap sepele dan tidak penting. 
Ingat gays selain asik wisata juga update informasi kalian lebih luas, tidak asal selfie dan hiburan saja namun kalian dapat mengambil permata dari pengalaman kalian gays.

Semoga ini dapat dijadikan salah satu rekomendasi buat kalian berlibur dan memberikan pengalaman yang luar biasa.